Selasa, 04 Desember 2007

Ayah Pergi Ke Kalimantan

Sudah 1 minggu ini Ayah pergi ke Kalimantan. Padahal janjinya cuma 3 hari, tapi karena ternyata keadaan di lapangan belum siap, maka kepulangan Ayah tertunda sampai 1 minggu. Aku kangen banget sama Ayah, 2 hari pertama kepergiaan Ayah, aku nangis aja. Rasanya tidurku gelisah dan ga tenang, mungkin di sana Ayah juga merindukan aku.
Tapi hampir setiap hari Ayah menelpon aku, ya walaupun Ayah ga bisa denger suara aku, tapi dengan aku mendengar suara Ayah, rasanya aku seneng banget. Hari ini, Ayah pulang. Sekarang Ayah sedang dalam perjalanan menuju Jakarta. Menurut perkiraan, Ayah sampai Tangerang jam 15.00. Moga - moga aja Ayah segera sampai jadi aku bisa segera memeluk Ayah dan minta gendong Ayah.

Aku di Pijit Lagi.....

Gara - gara aku mencret, aku jadi rewel. Karena itu aku ga bisa tidur dan bikin Ayah sama Bunda capek. Dari jam 10 malam sampai jam 10 pagi besoknya, aku ga tidur - tidur. kalau di taro aku nangis, maunya di gendong aja.
Akhirnya besok paginya Bunda dan Eyang membawa aku ke tukang urut lagi. Hu..hu..hu..lagi - lagi aku di urut. Tapi sekarang aku ga nangis, karena memang di tubuhku tidak ada yang keseleo. Aku cuma mencret, itu kata Mbah urutnya. Setelah selesai di urut, perutku "dikunci" sama Mbah, katanya biar ga mencret lagi. Eh ga taunya setelah pulang ke rumah 2 hari aku ga bisa "pup", mungkin karena abis di "kunci" itu. Bunda sempet bingung, tapi sorenya aku "pup" juga, ah lega banget.